Wujud Aksi Menwa UNSIL Peduli

Di tengah pandemi COVID-19, Resimen Mahasiswa Kompi Universitas Siliwangi, Batalyon VIII/Tarumanagara bersama Kodim 0612 Tasikmalaya membagikan 500 masker dan edukasi mengenai pencegahan COVID-19 kepada masyarakat. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian MENWA UNSIL kepada masyarakat. Kegiatan pembagian masker dan edukasi mengenai pencegahan COVID-19 dilaksanakan pada hari Rabu, 22 April 2020 di lingkungan Universitas Siliwangi, Pasar Pancasila Kota Tasikmalaya. Distribusi masker diberikan kepada masyarakat yang melintasi jalanan tersebut, ini merupakan wujud aksi nyata kepedulian MENWA UNSIL dan mendukung kebijakan pemerintah untuk selalu memakai masker setiap pergerakan yang dilakukan di luar rumah untuk mencegah terjadinya penularan COVID-19.
 

Komandan Kompi MENWA UNSIL, Kurnia Sandi “Rencana kegiatan hari ini kita bagi-bagi masker, yang mana tujuannya kita berbagi untuk masyarakat kota Tasikmalaya untuk mereka yang kurang mampu untuk membeli masker, dikarenakan sekarang masker itu susah di cari. Kegiatan ini kita bagi-bagi masker untuk membantu masyarakat kota Tasikmalaya dalam pencegahan penyebaran virus corona ini”
Menyikapi hal tersebut di atas Resimen Mahasiswa Kompi Universitas Siliwangi, Batalyon VIII/ Tarumanagara menggelar aksi Bakti Sosial Menwa UNSIL peduli sesama khususnya untuk mengingatkan kepada masyarakat yang belum memakai masker dan harus menerapkan Phsycal Distancing.
Sementara itu, Serma Puri Sudianda, Babinsa Kelurahan Kahuripan Kodim 0612 Tasikmalaya mengatakan “Kali kita bijak kita langsung masih banyak, masih banyak masyarakat bahkan tadi ada pengendara motor yang tidak memakai masker. Lalu saya berhentikan, saya tanya ternyata maskernya ada di kantong. Tapi saya peringatkan seperti ini akhirnya dia buka masker dan memakai masker. Itulah jadi kesadaran kita masih kurang” Jelasnya.

Selain aksi MENWA UNSIL Peduli dengan membagikan 500 masker dan mengedukasi tentang pencegahan COVID-19, UNSIL juga tanggap terhadap COVID-19 dan memperhatikan mahasiswanya yang terkena dampak. “Sedang melaksanakan pemberian subsidi kuota bagi mahasiswa kita semuanya yang terdaftar, selama berturut-turut untuk keperluan pendidikan secara online yang pertama. Yang kedua, memberikan bantuan sembako bagi mahasiswa yang stay home atau stay di kosan yang tidak bisa kembali ke tempat asalnya masing-masing.” Ujar Prof. Dr. H. Budy Rahmat, Ir. M.S. selaku Wakil Rektor 3 bidang Kemahasiswaan dan Alumni.

 
 
 
 
 
 
(Penulis: Zia/UKM Menwa UNSIL)

X