Humas UNSIL – Sebanyak 9.656 calon mahasiswa mengikuti tes Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2025 di Universitas Siliwangi (UNSIL), Tasikmalaya mulai hari ini, Rabu (23/4) hingga 4 Mei mendatang. Terdapat kenaikkan jumlah peserta yang memilih UNSIL sebagai lokasi ujian pada tahun ini jika dikomparasikan dengan tahun lalu yang berjumlah 9.595 peserta. UNSIL memfasilitasi 18 ruang ujian yang tersebar di Kampus 1 dan Kampus 2.
Hari pertama pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) di Universitas Siliwangi (UNSIL) berjalan dengan tertib dan lancar. Para calon mahasiswa tampak bersemangat dan serius dalam mengikuti ujian yang menjadi tahapan penting masuk perguruan tinggi. Meskipun ada beberapa yang tidak membawa Kartu Indentitas sebagai dokumen pendukung, namun pihak Universitas Siliwangi memastikan peserta tersebut dapat mengikuti ujian melalui proses verifikasi dokumen pendukung yang menunjukkan identitas lainnya. (23/04/2025).
![]() |
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Siliwangi, Dr. Asep Suryana Abdurrahmat, S.Pd., M.Kes. yang bertindak selaku Koordinator Penyelenggara didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Dedi Kusmayadi, S.E., M.Si., Ak., CA., CRA., CRP., ACPA., CPA., selaku Ketua, Kepala LPM-PP Dr. Siti Fadjarajani, Dra., M.T., selaku Bidang Monitoring dan Evaluasi, Tim Pelaporan Manajemen Resiko UTBK, Tim Bidang Kesekretariatan, dan Tim Humas memonitor secara langsung ke setiap ruang pelaksanaan UTBK.
Penanggung Jawab Lokasi (PJL) pada hari ini adalah: Kampus I Ketua Satuan Pengawas Internal (SPI) Dr. Acep Zoni Saeful Mubarok, M.Ag., CRA., CRP., CLA., CIAP., dan Kampus II Ketua Senat Prof. Deden Mulyana, S.E., M.Si. Tugas Penanggung Jawab Lokasi (PJL) memiliki tugas utama untuk memimpin dan mengoordinasikan pelaksanaan ujian di lokasi ujian, serta memastikan pengawasan ujian berjalan sesuai prosedur. PJL juga bertanggung jawab atas persiapan lokasi, pengamanan, dan koordinasi dengan pihak terkait.
![]() |
![]() |
Dalam arahannya Ketua Satuan Pengawas Internal (SPI) Dr. Acep Zoni Saeful Mubarok, M.Ag., CRA., CRP., CLA., CIAP., selaku Penanggung Jawab Lokasi (PJL) Kampus I memberikan arahan kepada pengawas ujian, beliau menyampaikan bahwa pengawas harus secara teliti memeriksa dan mengawasi peserta baik sebelum ujian berlangsung maupun, selesai ujian. “Sebelum ujian berlangsung, pengawas berkewajiban memastikan kesesuaian antara daftar hadir peserta dan Kartu Tanda Peserta. Selain itu, pengawas juga bertanggung jawab untuk melaksanakan pengawasan secara menyeluruh selama proses ujian berlangsung.” pungkasnya.
Sependapat dengan Ketua SPI, Prof. Deden Mulyana, S.E., M.Si. selaku Ketua Senat sekaligus Penanggung Jawab Lokasi (PJL) Kampus II menyampaikan arahan kepada pengawas ujian, beliau mengungkapkan bahwa gangguan yang terjadi pada sistem pusat berdampak pada keterlambatan sinkronisasi ujian di beberapa ruang. Namun, berkat koordinasi cepat antara tim teknis lokal dan panitia pusat, proses dapat segera dilanjutkan tanpa mengurangi hak peserta maupun kualitas pelaksanaan.” Kami bangga bisa turut serta menyelenggarakan UTBK dengan komitmen penuh terhadap mutu dan keadilan. Koordinasi yang baik menjadi kunci sukses pelaksanaan hari ini.” pungkasnya.
Saat ujian sedang berlangsung,. Koordinator Pelaksana, Penanggung Jawab Lokasi, Koordinator Monitoring dan Evaluasi (Monev) beserta tim melakukan
monitoring ke ruangan-ruangan ujian. Menurut Penanggung Jawab Lokasi, setiap ruangan yang digunakan sebagai tempat pelaksanaan UTBK perlu kondusif dan memberikan kenyamanan kepada setiap peserta agar peserta dapat berkonsentrasi mengerjakan soal dan mendapatkan hasil yang diharapkan.
Kegiatan monitoring secara menyeluruh terhadap setiap ruangan ujian dilaksanakan dengan koordinasi intensif bersama para pengawas dan teknisi ruang guna mengidentifikasi serta menindaklanjuti berbagai kendala yang muncul, baik yang berkaitan dengan peserta, sarana prasarana, maupun aspek lainnya yang memengaruhi kelancaran pelaksanaan ujian. Informasi dan temuan yang diperoleh selama proses ini akan dihimpun dan dijadikan bahan evaluasi untuk penyempurnaan pelaksanaan ujian pada hari-hari berikutnya, guna memastikan tercapainya standar mutu yang diharapkan.
![]() |
![]() |
Dalam pelaksanaan UTBK meskipun terjadi keterlambatan saat sinkronisasi sistem akibat gangguan server pusat, pelaksanaan ujian tetap dapat dilanjutkan tanpa mengurangi kualitas dan integritas seleksi. Panitia UTBK UNSIL langsung berkoordinasi dengan panitia pusat dan melakukan penyesuaian waktu, sehingga seluruh peserta dapat menyelesaikan ujian dengan baik, Universitas Siliwangi memastikan kenyamanan bagi seluruh peserta ujian.
Tercatat jumlah peserta yang terdaftar mengikuti UTBK pada hari pertama untuk sesi 1 di Kampus 1 dan Kampus 2 sebanyak 982 orang, dan peserta yang tidak hadir sebanyak 17 orang, sehingga total peserta UTBK pada hari pertama sebanyak 965 orang. Dengan berakhirnya hari pertama pelaksanaan UTBK-SNBT di UNSIL seluruh peserta diimbau untuk tetap mempersiapkan diri dengan baik dan mematuhi tata tertib selama mengikuti ujian.
Pewarta: Humas UNSIL






