Humas UNSIL – Universitas Siliwangi menggelar kegiatan brainstorming mengenai penyelenggaraan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) sebagai langkah strategis untuk mendukung program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Acara ini bertempat di Aula Universitas Siliwangi dan dihadiri oleh pimpinan universitas, kepala program studi, serta dosen dari berbagai fakultas. (30/11/2024)
Rektor Universitas Siliwangi, Dr. Ir. Nundang Busaeri, M.T., IPU., ASEAN Eng, dalam pembukaan kegiatan menyampaikan bahwa implementasi RPL merupakan bagian dari upaya universitas untuk memberikan pengakuan terhadap kompetensi mahasiswa dan masyarakat yang diperoleh melalui pengalaman kerja atau pembelajaran non-formal. Beliau menekankan pentingnya penyelenggaraan RPL sebagai langkah untuk memperluas akses pendidikan tinggi serta menjamin fleksibilitas dalam proses pembelajaran, khususnya bagi masyarakat yang memiliki pengalaman profesional namun belum sempat menempuh pendidikan formal.
Kegiatan brainstorming ini menghadirkan pakar dari Universitas Padjadjaran dan Universitas Pendidikan Indonesia yang telah berhasil mengimplementasikan RPL. Diskusi yang berlangsung mengupas berbagai aspek penting dalam penyelenggaraan RPL, termasuk mekanisme asesmen, pengakuan kredit, dan pengintegrasian RPL ke dalam kurikulum program studi.
![]() |
Peserta juga diajak untuk menggali tantangan yang mungkin dihadapi dalam proses implementasi RPL, seperti pengembangan instrumen asesmen yang objektif, penyiapan sumber daya manusia yang kompeten, serta penyusunan kebijakan internal yang mendukung penyelenggaraan RPL secara berkelanjutan. Diskusi yang berlangsung dinamis ini memberikan ruang bagi peserta untuk berbagi pandangan dan pengalaman guna merumuskan langkah-langkah konkret yang akan diambil oleh universitas.
Melalui kegiatan ini, Universitas Siliwangi menunjukkan komitmen untuk terus berinovasi dalam memberikan layanan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja. Penyelenggaraan RPL diharapkan tidak hanya membuka peluang lebih luas bagi masyarakat untuk mengakses pendidikan tinggi, tetapi juga mendukung pencapaian visi universitas dalam mencetak lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan global.
Kegiatan brainstorming ini menjadi tonggak awal bagi Universitas Siliwangi dalam merancang dan mengimplementasikan program RPL secara menyeluruh, yang diharapkan dapat segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya mereka yang ingin melanjutkan pendidikan melalui pengakuan atas pembelajaran dan pengalaman sebelumnya.
Pewarta: Humas UNSIL


