Humas UNSIL – Universitas Siliwangi kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas jejaring akademik global melalui partisipasinya sebagai Co-Host pada International Conference on Arts, Education, Psychology, and Social Science: Indonesian Perspectives (ICAEPSS) 2026 yang diselenggarakan pada 26–27 Juni 2026 di The University of New South Wales (UNSW) Sydney, Australia. Sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik dunia, UNSW Sydney menempati peringkat pertama di Australia dan peringkat ke-19 dunia, sehingga penyelenggaraan konferensi di kampus tersebut menjadi momentum strategis bagi Universitas Siliwangi untuk memperkuat eksistensi dan rekognisi akademiknya di tingkat internasional.
![]() |
Partisipasi Universitas Siliwangi dalam konferensi ini juga merupakan implementasi nyata dari Memorandum of Agreement (MoA) yang telah terjalin antara Universitas Siliwangi dan School of Education, UNSW Sydney, sebagai landasan penguatan kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, pengembangan sumber daya manusia, serta berbagai program akademik lainnya yang berorientasi pada internasionalisasi perguruan tinggi. Konferensi internasional yang diinisiasi oleh Indonesian Community of School of Education UNSW ini menjadi forum strategis yang mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, mahasiswa, serta pemangku kepentingan dari berbagai negara untuk memperkuat kolaborasi, pertukaran gagasan, dan diseminasi hasil penelitian di bidang seni, pendidikan, psikologi, dan ilmu sosial.
![]() |
Kepercayaan yang diberikan kepada Universitas Siliwangi sebagai Co-Host merupakan bentuk pengakuan terhadap kiprah institusi dalam pengembangan kerja sama akademik internasional. Pada penyelenggaraan konferensi ini, dosen Universitas Siliwangi, Junjun Muhamad Ramdani, Ph.D., dipercaya mengemban peran sebagai Conference Chair sekaligus Plenary Speaker, memimpin jalannya konferensi serta menyampaikan perspektif akademik Indonesia dalam menjawab berbagai tantangan global melalui pendekatan multidisipliner.
![]() |
![]() |
Mengusung tema “Indonesian Perspectives”, konferensi membahas berbagai isu strategis pada empat bidang utama, yakni Arts and Culture, Education, Psychology, dan Social Science. Ragam topik yang didiskusikan mencakup pelestarian warisan budaya dan industri kreatif, transformasi pendidikan melalui teknologi, pengembangan kurikulum dan kebijakan pendidikan, kesehatan mental, kognisi dan perilaku, hingga tata kelola pemerintahan, pembangunan berkelanjutan, dan keadilan sosial. Forum ini diharapkan mampu melahirkan gagasan-gagasan inovatif yang berkontribusi terhadap penyelesaian berbagai tantangan
masyarakat global dengan tetap mengedepankan perspektif dan nilai-nilai Indonesia.
![]() |
Sesi plenary menghadirkan sejumlah akademisi dan tokoh Indonesia yang memiliki rekam jejak di tingkat internasional, yaitu Prof. Yuli Rahmawati, Ph.D., Atase Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia untuk Australia, Dr. Anthony Sunjaya dari UNSW Sydney, Junjun Muhamad Ramdani, Ph.D. dari Universitas Siliwangi, serta Dr. Ratih Arruum Listiyandini, Ph.D. sebagai alumni UNSW. Kehadiran para pembicara tersebut memperkaya diskusi ilmiah melalui perspektif lintas disiplin sekaligus memperlihatkan kontribusi nyata akademisi Indonesia dalam pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat global.
![]() |
Konferensi ini turut dihadiri oleh Head of School of Education UNSW, Prof. Tony Loughland, Dean of the Faculty of Arts, Design and Architecture UNSW, Prof. Claire Annesley, Atase Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia untuk Australia, para akademisi, peneliti, mahasiswa, serta perwakilan alumni Indonesia yang berkiprah di Australia. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut semakin memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan komunitas akademik internasional dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global.
![]() |
Partisipasi Universitas Siliwangi dalam ICAEPSS 2026 menjadi langkah strategis dalam mendukung agenda internasasionalisasi perguruan tinggi. Keterlibatan aktif sebagai Co-Host, sekaligus kepercayaan yang diberikan kepada dosen Universitas Siliwangi untuk memimpin penyelenggaraan konferensi dan menjadi pembicara utama, menunjukkan semakin kuatnya eksistensi Universitas Siliwangi di kancah akademik internasional. Didukung oleh implementasi MoA dengan School of Education UNSW Sydney, Universitas Siliwangi terus memperluas jejaring kemitraan global, meningkatkan rekognisi akademik, serta memperkuat kontribusinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan, riset kolaboratif, dan diplomasi akademik sebagai bagian dari upaya mewujudkan perguruan tinggi yang unggul, bereputasi internasional, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di tingkat global.
Pewarta: Humas UNSIL








