Himpunan Mahasiswa Sipil FT-Unsil Selenggarakan Babak Final National Bridge Design Competition dalam Ajang Bergengsi SCIENCE 2026

Humas UNSIL – Himpunan Mahasiswa Sipil (HMS) Universitas Siliwangi menyelenggarakan babak final National Bridge Design Competition dalam rangkaian SCIENCE 2026 di Aula Gedung Teknik Sipil Unsil, Senin (19/10/2026). Kegiatan ini mempertemukan tiga tim mahasiswa dari Universitas Diponegoro, Semarang, yaitu Tim Joetata dan Circle Zenith,  serta Tim Eljatar Closingan dari Universitas Tidar, Magelang, untuk berkompetisi dalam merancang jembatan.

Pembukaan babak final dihadiri oleh Ketua Program Studi Teknik Sipil Unsil, Andhy Romdani, Ph.D., dewan juri, tamu undangan dari himpunan mahasiswa program studi di Fakultas Teknik, panitia, serta para finalis. Dalam sambutannya, Andhy mengapresiasi kerja keras panitia dan pengurus HMS Unsil dalam mempersiapkan kegiatan tersebut. Menurutnya, penyelenggaraan kompetisi membutuhkan perencanaan yang matang, kerja sama tim, dan komitmen dari seluruh pihak yang terlibat. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung lancar dan memberikan manfaat bagi peserta maupun pihak yang terlibat, sekaligus membawa nama baik Program Studi Teknik Sipil Unsil.

Kepada para finalis, Andhy menyampaikan apresiasi atas keberhasilan mereka melewati tahapan seleksi hingga mencapai babak puncak. Ia menekankan bahwa keberhasilan mengikuti kompetisi merupakan bagian dari proses pembelajaran, bukan semata-mata tentang hasil akhir atau gelar juara. Menurutnya, kompetisi perancangan jembatan menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan teori mekanika, analisis struktur, dan ilmu bahan ke dalam proses perancangan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan kemampuan teknis sekaligus memahami penerapan ilmu teknik sipil dalam menghadapi persoalan rekayasa di dunia nyata.

Ketua HMS Unsil, Muhammad Naufal Alwan, menyampaikan bahwa SCIENCE 2026 tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga akan dilanjutkan dengan seminar nasional dan kunjungan ilmiah, sebelum ditutup dengan civil concert. Sementara itu, Ketua Pelaksana SCIENCE 2026, Restu Ramadhan, menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah mencurahkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut

 

Adapun dewan juri dalam babak final ini terdiri atas tiga dosen Program Studi Teknik Sipil yaitu Dr. Ir. Yusep Ramdani, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., Intan Nuriska Rachma, M.T., dan Kartika Seinari Manggala, S.T., M.T. Menurut Yusep, jembatan yang baik tidak hanya menghubungkan dua sisi sungai. Dalam kompetisi ini, jembatan juga menjadi penghubung antara teori dan praktik, gagasan dan penerapan, serta mahasiswa dan masa depan profesinya. Dengan adanya kompetisi desain jembatan bertaraf nasional ini diharapkan daya saing dan keterampilan mahasiswa semakin terasah. Harapannya, lulusan Teknik Sipil semakin andal dan memberikan sumbangsih bagi perkembangan teknologi di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *