Sarana Penunjang Disiapkan Maksimal, Panitia Pastikan Kenyamanan dan Kelancaran Peserta UTBK-SNBT 2025 Pusat UTBK Universitas Siliwangi

Humas UNSIL – Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2025 di Universitas Siliwangi memasuki hari keempat pada Sabtu (26/04/2025) dengan suasana yang tertib dan nyaman. Kesuksesan pelaksanaan ujian tidak lepas dari kerja kolaboratif seluruh panitia, termasuk kontribusi penting dari tim Sarana dan Prasarana (Sarpras) yang sejak jauh hari telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung demi kelancaran pelaksanaan UTBK.

Salah satu bentuk kesiapan tersebut adalah dukungan terhadap sistem kelistrikan dan kestabilan server. Panitia bekerja sama dengan pihak PLN serta penyedia layanan genset untuk menjamin tidak terjadinya gangguan daya selama pelaksanaan ujian. Kesiapan cadangan listrik ini menjadi faktor penting dalam menjaga performa perangkat dan sistem ujian tetap stabil di setiap sesi.

Di sisi lain, seluruh laboratorium komputer yang digunakan untuk pelaksanaan UTBK telah dipastikan memiliki perangkat yang memadai, baik dari sisi jumlah maupun kualitasnya. Pemeriksaan menyeluruh dilakukan terhadap komputer, jaringan, dan kelengkapan lain agar tidak mengganggu konsentrasi peserta saat ujian berlangsung. Untuk mendukung kelancaran pengerjaan soal, setiap peserta juga difasilitasi dengan alat tulis dan kertas buram yang tersedia cukup sesuai kebutuhan. Hal ini menjadi bagian dari layanan standar yang disiapkan panitia untuk memastikan peserta bisa fokus pada soal tanpa harus khawatir akan ketersediaan alat bantu.

Dalam upaya menjaga keamanan dan integritas pelaksanaan ujian, panitia menyediakan metal detector di titik-titik tertentu sebagai langkah preventif terhadap potensi kecurangan. Pemeriksaan dilakukan secara selektif dan tetap mengedepankan kenyamanan serta sopan santun dalam interaksi dengan peserta. Tak hanya itu, untuk menjaga kenyamanan suhu ruangan, terutama di laboratorium dengan aktivitas tinggi, panitia menambahkan pendingin ruangan tambahan. Beberapa unit disewa dari pihak ketiga dan ditempatkan di ruang-ruang yang membutuhkan sirkulasi udara lebih baik, sehingga peserta dapat mengikuti ujian dengan lebih tenang dan nyaman.

Kemudahan akses menuju lokasi ujian juga menjadi perhatian. Panitia mengupayakan agar tempat parkir bagi peserta dan panitia tersedia di titik terdekat dengan ruang ujian, baik di Kampus 1 Siliwangi maupun Kampus 2 Mugarsari. Penataan ini bertujuan meminimalisasi risiko keterlambatan akibat jarak atau kesulitan mobilitas. Sebagai bentuk responsif terhadap kondisi di lapangan, panitia juga menyiapkan fasilitas kendaraan untuk mengantarkan peserta yang salah lokasi ujian. Salah satu contoh kasus hari ini, terdapat peserta yang seharusnya mengikuti ujian di Kampus 2 Mugarsari, tetapi datang ke Kampus 1 Siliwangi. Peserta tersebut segera dibantu oleh petugas keamanan dan diantar ke lokasi yang benar menggunakan kendaraan roda dua agar dapat mengikuti ujian tepat waktu.

Ketua Tim Sarana dan Prasarana, Budi Budiman, menyampaikan bahwa seluruh upaya ini dilakukan secara terukur dan terus ditingkatkan dari tahun ke tahun. “Upaya pemenuhan sarana tersebut dilakukan panitia sesuai kebutuhan dan setiap tahun berupaya untuk lebih meningkatkan pelayanan penyelenggaraan UTBK sesuai peraturan yang berlaku pada setiap penyelenggaraan UTBK dilaksanakan,” ujar Budi Budiman.

Seluruh upaya ini merupakan wujud komitmen Universitas Siliwangi dalam memberikan pelayanan terbaik dalam pelaksanaan UTBK, sekaligus bentuk peningkatan dari tahun ke tahun. Panitia berupaya terus menyesuaikan layanan dengan kebutuhan di lapangan, sekaligus mengikuti pedoman resmi dari penyelenggara pusat, demi terciptanya pelaksanaan UTBK yang profesional, aman, dan berorientasi pada kenyamanan peserta. Pelaksanaan UTBK juga diawasi secara langsung oleh Penanggung Jawab Lokasi. Di Kampus 1 Siliwangi, Dian Saraswati, S.Pd., M.Kes., turut memantau langsung pelaksanaan di lapangan, memastikan sarana prasarana berfungsi dengan baik dan tidak ada kendala teknis. Di Kampus 2 Mugarsari, Dr. Asep Suryanto, S.Ag., M.Ag. juga memantau seluruh ruang ujian, memastikan fasilitas pendukung sesuai dengan standar pelayanan.

Berdasarkan data kehadiran peserta UTBK SNPMB Universitas Siliwangi, pada Sesi 1 tercatat sebanyak 491 peserta terdaftar, dengan 479 peserta hadir dan 12 peserta tidak hadir.
Sedangkan pada Sesi 2, dari 491 peserta terdaftar, terdapat 481 peserta hadir dan 10 peserta tidak hadir. Universitas Siliwangi berkomitmen menjaga standar pelayanan hingga hari terakhir pelaksanaan UTBK 2025. Kolaborasi antara panitia, teknisi, tim sarpras, dan tenaga pendukung lainnya menjadi kekuatan utama dalam menciptakan pelaksanaan UTBK yang tidak hanya tertib, tetapi juga nyaman dan berorientasi pada peserta.

Pewarta: Humas UNSIL

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *