Humas UNSIL – Unit Penunjang Akademik Layanan Uji Kompetensi Universitas Siliwangi menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Skema Sertifikasi Baru pada Rabu, 22 Oktober 2025, bertempat di Auditorium Lantai 3 Gedung Rektorat, Kampus 2 Universitas Siliwangi.
Kegiatan ini digelar sebagai upaya memperkuat tata kelola lembaga sertifikasi di lingkungan Universitas Siliwangi sekaligus mendukung implementasi sistem sertifikasi kompetensi kerja yang terstandar nasional sesuai pedoman Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Acara diawali dengan laporan oleh Kepala Layanan Uji Kompetensi, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan pembukaan secara resmi oleh Kepala Biro Keuangan dan Umum Universitas Siliwangi. Turut hadir Ketua Senat, para Dekan, Kepala Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP), serta para tamu undangan lainnya.
![]() |
Bimbingan teknis ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni Drs. Mulyanto, M.M. (Tim Komite Teknis BNSP) dan Prof. Dr. Ir. H.R. Aam Hamdani, M.T., IPM. (Ketua Umum Forum LSP P1 PTN sekaligus Ketua LSP Universitas Pendidikan Indonesia).
![]() |
![]() |
Dalam pemaparannya, Drs. Mulyanto, M.M. menjelaskan pentingnya internalisasi sistem sertifikasi kompetensi kerja nasional di lingkungan perguruan tinggi. Ia menekankan bahwa penyusunan skema sertifikasi harus berpedoman pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), Standar Kompetensi Khusus, atau Standar Kompetensi Internasional.
“Skema sertifikasi merupakan paket kompetensi atau kumpulan unit kompetensi yang disepakati dan harus mencerminkan kebutuhan nyata di dunia kerja,” terangnya.
Beliau juga menguraikan tahapan penyusunan dokumen skema, mulai dari latar belakang, ruang lingkup, tujuan sertifikasi, acuan normatif, kemasan kompetensi, hingga prosedur proses sertifikasi.
![]() |
Selain itu, peserta dibimbing dalam memahami perangkat dan instrumen asesmen, termasuk FR.IA.01–FR.IA.10, portofolio asesi, SOP pelaksanaan asesmen, serta tahapan pra-asesmen hingga keputusan sertifikasi.
Sementara itu, Prof. Dr. Ir. H.R. Aam Hamdani, M.T., IPM. memaparkan materi bertema Best Practice Pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Mahasiswa di LSP P1 Perguruan Tinggi serta Penguatan dan Peran Asesor dalam Pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi.
![]() |
Beliau menjelaskan bahwa sertifikasi kompetensi mahasiswa merupakan investasi strategis dalam menyiapkan lulusan yang diakui oleh industri, diterima pasar kerja, dan memiliki nilai tambah profesional.
Dalam konteks perguruan tinggi, LSP P1 berperan sebagai penyelenggara uji kompetensi berbasis SKKNI atau standar internasional. Untuk itu, Prof. Aam mendorong integrasi kurikulum dengan skema sertifikasi, kolaborasi dengan industri, dan pembentukan Tempat Uji Kompetensi (TUK) yang memenuhi standar nasional.
Beliau juga menyoroti peran penting asesor sebagai guardian of quality dalam proses sertifikasi. Seorang asesor harus memiliki kompetensi teknis, pedagogis, dan etikal yang tinggi, serta terus mendapatkan pendampingan dan pelatihan berkelanjutan.
Strategi penguatan asesor, lanjutnya, dapat dilakukan melalui pelatihan BNSP (Training of Assessor), simulasi asesmen berbasis kasus nyata, kolaborasi industri, hingga digitalisasi proses asesmen menggunakan Learning Management System (LMS) dan video-based assessment.
Selain paparan konsep dan kebijakan, kegiatan ini juga membahas berbagai tantangan pelaksanaan sertifikasi di perguruan tinggi, antara lain keterbatasan infrastruktur, jumlah asesor yang terbatas, biaya sertifikasi, dan dinamika perubahan SKKNI.
Sebagai solusi, narasumber mendorong inovasi seperti hybrid assessment, program sertifikasi gratis melalui kemitraan pemerintah dan industri, serta pembentukan konsorsium LSP P1 antarperguruan tinggi untuk berbagi sumber daya dan praktik terbaik.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Layanan Uji Kompetensi Universitas Siliwangi semakin siap dalam menyusun dan mengembangkan skema sertifikasi baru yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, sekaligus memperkuat posisi UNSIL sebagai perguruan tinggi yang menghasilkan lulusan kompeten dan tersertifikasi sesuai standar nasional maupun internasional.
Pewarta: Humas UNSIL






