Humas UNSIL – Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) hari ke-8 pada Selasa, 28 April 2026 di Pusat UTBK Kampus Universitas Siliwangi berlangsung dengan aman, lancar, dan tanpa kendala berarti. Didukung oleh sistem jaringan yang stabil dan terintegrasi, seluruh rangkaian ujian pada dua sesi hari ini dapat terlaksana secara optimal.
Pada sesi 15, tercatat sebanyak 378 peserta terdaftar, dengan tingkat kehadiran mencapai 368 peserta dan 10 peserta tidak hadir. Sementara itu, pada sesi 16, dari total 378 peserta, sebanyak 371 peserta hadir dan hanya 7 peserta yang tidak mengikuti ujian. Tingginya angka kehadiran ini mencerminkan antusiasme dan kesiapan peserta dalam mengikuti seleksi nasional di Universitas Siliwangi.
![]() |
![]() |
Pelaksanaan ujian di kedua kampus, baik Kampus 1 maupun Kampus 2, berjalan tertib dan kondusif. Seluruh ruang ujian beroperasi dengan dukungan perangkat dan jaringan yang andal, sehingga peserta dapat mengerjakan soal dengan lancar tanpa gangguan teknis. Di Kampus 2, bahkan seluruh peserta pada sesi 16 tercatat hadir 100 persen tanpa kendala.
Panitia Pusat UTBK Universitas Siliwangi juga terus melakukan pemantauan secara menyeluruh melalui sistem monitoring terpusat. Tim teknis disiagakan di setiap lokasi guna memastikan seluruh perangkat dan jaringan tetap dalam kondisi optimal. Terdapat catatan minor terkait kondisi pendingin ruangan di salah satu laboratorium di Kampus 1, namun hal tersebut tidak mengganggu jalannya ujian secara keseluruhan.
Koordinator Teknologi, Informasi, dan Komunikasi, Adi Khairul, menyampaikan bahwa kesiapan infrastruktur telah dipersiapkan jauh sebelum pelaksanaan ujian. “Kami sudah mulai mempersiapkan perangkat ujian, baik server, PC, maupun jaringan komputer sejak bulan Februari 2026. Selain itu, kami juga melakukan simulasi ujian sebanyak dua kali untuk memastikan seluruh perangkat dapat bekerja dengan baik,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa setiap anggota tim telah memahami peran dan langkah penanganan dalam berbagai kondisi. “Kami bekerja secara tim, saling membantu dan berkoordinasi, termasuk dengan tim TIK Panitia Pusat, mulai dari tahap persiapan hingga pelaksanaan ujian,” tambahnya.
Dalam mengantisipasi potensi gangguan, sistem dan prosedur operasional telah dirancang secara matang. “Kami selalu menyediakan backup, baik itu server, kelistrikan, maupun jaringan komputer. Jika terjadi gangguan pada infrastruktur utama, sistem akan otomatis dialihkan ke perangkat cadangan,” jelas Adi.
Sebagai bahan evaluasi ke depan, Adi juga menyoroti pentingnya peningkatan sarana. “Untuk pelaksanaan berikutnya, kami berencana menambah jumlah PC ujian serta mengganti beberapa perangkat yang sudah cukup berumur agar peserta dapat lebih nyaman dalam mengikuti ujian,” pungkasnya.
Pelaksanaan kegiatan ini berada di bawah koordinasi Penanggung Jawab Lokasi (PJL), yakni Prof. Dr. Iis Marwan, S.H., M.Pd. untuk Kampus 1 dan Dr. Ir. Nurul Hiron, M.Eng., IPU., AER., CIAR. untuk Kampus 2. Dengan koordinasi yang solid dan kesiapan infrastruktur yang mumpuni, pelaksanaan UTBK-SNBT di Universitas Siliwangi terus menunjukkan komitmen dalam menghadirkan layanan seleksi yang profesional, aman, dan berintegritas.
Diharapkan, kondisi yang kondusif ini dapat terus terjaga hingga hari-hari pelaksanaan berikutnya, sehingga seluruh peserta dapat mengikuti ujian dengan nyaman dan fokus dalam meraih hasil terbaik.
Pewarta: Humas UNSIL



