UNSIL Gelar Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Teguhkan Semangat “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”

Humas UNSIL — Universitas Siliwangi (UNSIL) menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Upacara Kampus 2 Mugarsari, Senin (17/8/2026). Mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, upacara dimulai pukul 08.00 WIB dan diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta Dharma Wanita Persatuan (DWP) UNSIL.

Rektor UNSIL, Prof. Dr. Eng. Aripin, bertindak sebagai Pembina Upacara. Dalam pelaksanaan upacara, Wakil Rektor Bidang Akademik bertugas membacakan naskah Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Ketua Senat UNSIL membacakan naskah Proklamasi, sementara Kepala BKU bertindak sebagai Pemimpin Upacara. Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum bagi seluruh sivitas akademika UNSIL untuk merefleksikan makna kemerdekaan sekaligus memperkuat komitmen dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur melalui pendidikan, penelitian, inovasi, serta pengabdian kepada masyarakat.

Dalam rangkaian upacara, UNSIL juga menyerahkan penghargaan Satya Lencana Karya Bakti masa pengabdian 30, 20, dan 10 tahun kepada 200 pegawai UNSIL. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi institusi atas dedikasi dan pengabdian para pegawai dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan tinggi dan pelayanan kepada sivitas akademika. Selain itu, UNSIL memberikan apresiasi kepada peserta upacara dengan pakaian adat terbaik, yang diraih oleh perwakilan peserta dari Program Pascasarjana dan FKIP. Apresiasi juga diberikan kepada unit kerja dengan jumlah peserta terbanyak. Untuk kategori pegawai, penghargaan diraih oleh FKIP, sedangkan kategori mahasiswa diraih oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).

Dalam amanatnya, Rektor UNSIL menyampaikan pesan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, yang menekankan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam meneruskan perjuangan kemerdekaan melalui ilmu pengetahuan, riset, teknologi, inovasi, dan karya nyata. “Perguruan tinggi tidak boleh hanya menjadi penonton. Perguruan tinggi harus menjadi bagian penting dari ikhtiar besar tersebut.” Pesan tersebut menegaskan bahwa kampus harus hadir melalui pemikiran yang jernih, kritik yang membangun, talenta unggul, serta riset dan teknologi yang mampu menjawab kebutuhan bangsa.

Amanat Menteri juga menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, industri, lembaga riset, pemerintah daerah, dan masyarakat. Persatuan dan kolaborasi tersebut menjadi kekuatan untuk mendorong kemajuan Indonesia. Semangat tersebut selaras dengan tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, yang mengajak seluruh sivitas akademika UNSIL untuk mengisi kemerdekaan dengan kerja keras, karya nyata, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta kontribusi yang memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Melalui momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, UNSIL meneguhkan komitmennya untuk terus menjadi bagian dari perjuangan membangun Indonesia yang maju, mandiri, berdaulat, adil, dan makmur. Sebagaimana pesan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, “Kemerdekaan harus kita isi dengan kerja keras dan karya nyata.” Dirgahayu ke-81 Republik Indonesia. Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.

Pewarta: Humas UNSIL

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *