Penanaman 2000 Pohon di Kampus 2 UNSIL

Sebanyak 2803 Peserta Pendidikan Bela Negara (PBN) angkatan ke-34 Tahun Akademik 2019/2020 melaksanakan Widya Wisata (long march) dari kampus utama ke Kampus 2 Universitas Siliwangi (UNSIL) di Mugarsari, Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya sekaligus penanaman 2000 pohon sebagai wujud nyata cinta lingkungan di Kampus 2 UNSIL.

Dalam kegiatan yang diikuti oleh para pimpinan UNSIL ini, dihadiri juga oleh tokoh di Tasikmalaya diantaranya Wali Kota Tasikmalaya Drs. H. Budi Budiman, Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Aslim, S.H., perwakilan dari Kodim 0612, Brigif 13 galuh, Distrik Militer 0612, Denpom III/2-2, Polres Kota Tasikmalaya, Danlanud Wiriadinata, Kepala Dinas Pertanian, dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Diawali dengan sambutannya, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNSIL Prof. Dr. H. Budy Rahmat, Ir., M.S. menjelaskan kegiatan penanaman pohon ini merupakan rangkaian dari kegiatan PBN angkatan ke-34 yang berlangsung dari hari Senin tanggal 27 Januari 2020 sampai dengan hari Sabtu tanggal 1 Februari 2020. Dilanjutkan dengan sambutan Wali Kota Tasikmalaya Drs. H. Budi Budiman yang merupakan alumni UNSIL menerangkan tentang sejarah dan ikut serta Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam proses UNSIL menjadi Perguruan Tinggi Negeri, serta memberikan masukan kepada UNSIL untuk membuka Fakultas Kedokteran dan Fakultas Seni dan Desain yang diharapkan dapat menumbuhkan kiprah UMKM di Tasikmalaya.

Selain peserta PBN, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Wali Kota Tasikmalaya, ketua DPRD Tasikmalaya dan tamu undangan lainnya juga ikut serta dalam penanaman pohon dilingkungan Kampus 2 UNSIL yang mempunyai lahan seluas 30 hektare ini. Kegiatan penanaman pohon diharapkan mampu memberikan rasa sejuk serta udara yang sehat di lingkungan  Kampus 2 UNSIL sebagai kampus hijau di Priangan Timur.

Pohon yang ditanam oleh peserta kegiatan berjenis akasia, beringin, mahoni, manglid, pohon jeruk, jambu air, mangga, dan belimbing yang ditanam di beberapa titik, dalam kawasan Kampus 2 UNSIL. Meskipun tindakan ini tidak secara langsung dapat mengubah situasi dan kondisi atas lingkungan yang rusak oleh pihak yang tidak bertanggungjawab, akan tetapi perguruan tinggi berperan penting untuk mengambil tindakan yang strategis agar dapat memberikan wawasan lingkungan terhadap masyarakat untuk memiliki rasa peduli tinggi terhadap lingkungannya.