Humas UNSIL – Bertempat di Gedung Rektorat Lt. 2 Universitas Siliwangi telah digelar Seminar dan Lokakarya Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) melalui Model Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) untuk meningkatkan potensi mahasiswa dalam membangun karakter dan wawasan kebangsaan. Jumat, (21/07/23) yang dihadiri oleh seluruhDosen Pengampu MKWK, dan kegiatan ini diselenggarkan oleh Tim Program PengembanganPembelajaran MKWK berbasis proyek yang berada dalam binaan kepala pusat pengkajian danpengembangan Mata Kuliah Wajib Kurikulum, dan Mata Kuliah Wajib Institusi Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran
Acara diawali dengan Laporan Ketua Pelaksana, Anwar Taufik Rakhmat, M.Pd melaporkan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian program pengembangan MKWK di Universitas Siliwangi, program ini adalah salah satu bentuk dukungan dan fasilitas yang disediakan oleh Direktorat Belmawa Kemenristek dalam rangka mendorong universitas untuk merealisasikan Kemenristek dikti nomor 3/Kem.2021 tentang Indikator Kinerja Utama PTN dan LLDIKTI yang menyarankan bahwa pembelajaran harus menggunakan case method dan wajib akademik dengan bobot penilaian 50% dalam mata kuliah wajib kurikum termasuk di dalamnya, lanjut beliau meyampaikan ada beberapa luaran yang ditetapkan dan diharapkan oleh kementrian diantaranya adalah pertama dokumen kebijakan perguruan tinggi terkait unit pelaksanaa akademik MKWK, kedua dokumen RPS pembelajaran MKWK dan dokumen pedoman pelaksanaan model pembelajaran MKWK berbasis akademik, diharapkan dengan kegiatan ini hal-hal yang menjadi target dari luaran program ini, pungkasnya.
Selanjutnya Sambutan Kepala Pusat Pengkajian dan Pengembangan MKWK dan MKWI, Dr. Puji Lestari, S.Si, M.Pd memberikan apresiasi atas kegiatan ini yang merupakan program pengembangan MKWK berbasis projek adapun program bantuan ini akan menghasilkan dokumen berbasis projek yang berisikan kolaborasi antar mata kuliah MKWK dan nantinya akan diimplemantasikan setelah dokumen ini rampung oleh seluruh dosen pengampu MKWK dilingkungan Universitas Siliwangi, MKWK berbasis projek ini akan fokus kepada pengembangan karakter mahasiswa yang moderat dan berwawasan kebangsaan namun tidak melupakan kearipan lokal di wilayah Tasikmalaya baik dalam pendidikan dalam bidang agama dll, terakhir dalam sambutanya beliau menyampaikan output program ini akan membawa perubahan sesuai dengan tujuan program ini dan keberhasilan ini akan menjadi sebuah motivasi khususnya bagi yang bergelut di bidang MKWK kedepanya MKWK selaku mata kuliah dasar, mata kuliah Pondasi dalam menciptakan manusia unggul yang mampu beradaptasi dengan perkembangan jaman tapi tidak melupakan nilai-nilai budaya dan nilai-nilai kebangsaan.
![]() |
Kegiatan Seminar dan Lokakarya ini dibuka secara resmi oleh Ketua Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP), Dr. Siti Fadjarani, Dra. MT dalam sambutanya diawali dengan permohonan maaf dari pimpinan yang tidak bisa menghadiri kegiatan ini, dan dalam sambutanya beliau menyampaikan bahwa kegiatan seminar dan lokakarya ini dengan topik pengembangan mata kuliah wajib kurikulum melalui media pembelajaran berbasis projek untuk meningkatkan potensi mahasiswa berkarakter dan wawasan kebangsaan ini berhubungan sekali dengan Indikasi Kinerja Utama dan juga visi Universitas Siliwangi menjadi perguruan tinggi yang unggul, salah satunya unggul dibangun dengan kekuatan pengembangan mata kuliah wajib kurikulum ini dan hal-hal lain ini memang berkesimbungan dengan pengembangan pembelajaran, lanjut menyampaikan bahwa target capaian yang ingin dilaksanakan dan tim ini mudah-mudahan sesuai dengan harapan kita semua.
![]() |
Narasumber pada kegiatan ini dari Ketua Umum Asosiasi Dosen dan Pendidik Karakter Seluruh Indonesia (ADDIKSI), Prof. Dr. H Encep Syarief Nurdin, S.H., Drs., M.Pd., M.Si dalam pemaparanya tentang Materi tentang Filosofis MKWK di Pendidikan Tinggi, Kelembagaan MKWK di Pendidikan Tinggi, Model Pembelajaran MKWK berbasis projek dan Penyusunan Modul MKWK berbasis projek.
Pewarta: Humas UNSIL



